Terkadang aku ingin
menyentuhmu..
terkadang aku ingin menatapmu, terkadang aku ingin menggenggam tanganmu,
terkadang aku ingin melewatkanmu,menjauh… karna kurasa aku hanya akan menjadi
bayangan di matamu,aku mencintaimu dan aku tau itu ,hanya saja terkadang aku
malu mengakuinya.
Akhir
akhir ini aku merasa jujur dengan orang lain jauh lebih menyenangkan,jauh lebih
mudah dari pada mengakui sesuatu pada diriku sendiri,waktu berjalan terlalu
cepat,kurasa.aku menyukai hidupku,aku bersungguh sungguh saat mengatakan ini
semua.
Dulu aku melihat orang orang tiba di masa
ini,menjadi remaja yang bicara tentang laki laki yang mereka suka,sekarang aku
mengerti,mereka yang sedang di ceritakan bukan seseorang yang benar benar ada
di hati orang orang itu,aku tau karna aku tiba disana.
Dulu aku mengaggap pernikahan adalah
lelocon yang konyol,sesuatu yang bahkan
memalukan di bicarakan,tapi sekaranag aku tiba dimasa,sesuatu yang
konyol itu adalah hal yang romantic,penyatuan yang menakjubkaan,samudra dari
setiap tetes air dari langit,aku tau karna aku mulai belajar,menatap, berjalan
tertatih di sisi itu.
Dimasa lalu,aku tidak pernah malu
memeluk,aku tidak malu menggegam,aku tidak pernah malu menatap,sekarang semua
itu terasa asing,semua itu terasa tidak lagi menyenangkan,sekarang semua itu
terasa kaku,sesuatu berbeda dan aku benar benar merasakannya.
Dulu,aku hanya tau jatuh cinta dari dongeng
dongeng buku lama,pada pandangan pertama dari cinderela,karna terbiasa dari
beauty end the best,sesuatu seperti itu.sekarang sesuatu semacam itu terasa
dekat sekali,kadang aku menyukainya,kadang aku menyumpahi diriku sendiri karna
memanjakan hati ku,ya…tidak ada apapun,siapapun,dimanapun,sesuatu tidak pernah
bisa diharapkan,tidak pernah ada suatu tempat yang selalu tersedia,tidak ada
bahu yang selalu bersedia,tidak ada hal semacam itu,atau mungkin,aku belum
mengerti.
Dulu bersahabat adalah ketika aku punya
teman,sekarang bersahabat adalah ikatan yang bahkan ketika lama menariknya,saat
waktu bersikeras menjauh kan, aku terus terikat,ikatan yang menyenangkan.romantisme
yang sebenarnya,aku dan dunia ku yang kaya,aku dan duniaku yang sempit,aku dan
dunia ku yang tersembunyi,aku dan dunia kami.objek hidup yang jauh lebih
istimewa dari aku dan semua dunia yang ku ciptakan.
Hari itu,saat aku masih mendengar deru
nafasnya,senyumanya,tubuhnya,matanya,tangan nya,saat kaki kami
bersentuhan,dingin.kertas matematika bergetar di tangan ku.dimana rasa gugup
karna angka lebih kuat dari pada kekakuan ku.aku tau sesuatu berbeda tapi
terbendung.
Aku selalu melihatnya,mendengarnya,tapi aku
melewatkannya sama seperti dia melewatkanku,atau mungkin dia benar benar tidak
pernah melihat ku.sampai aku lupa,aku lupa sesuatu yang berbeda.dia menjauh
entahlah,aku atau dia yang menjauh,kami punya lubang kecil dan aku tau,aku
menjadi takut akan sesuatu,waktu berputar,lubang kecil itu berubah menjadi
sebuah jarak,menjauh menjauh dan menjauh,hingga hari ini,aku jadi sangat
merindukannya,aku merasa dia asing untukku,aku kehilangan detak jantungku,detak
jantung yang dulu.aku kehilangan udara yang melayang layang di dadaku,aku
kehilangan banyak hal karna sebuah jarak,jarak yang mungkin ku ciptakan
sendiri.
Hari itu,aku merasa jarak terbentang
jauh,jauh sekali,saat dia berdiri didepan pintu,hanya beberapa detik sampai aku
terlempar kesuatu tempat yang kuakui itu menyakitkan,aku tidak ingin kembali
lagi.mata itu mata yang berbeda,semua karna dia terasa terlau asing.dia … ya
dia yang menciptaan kata kata di kepalaku,membuat cerita terasa mengalir begitu
saja,saat aku terpaksa tersenyum dan melangkah menjauh,aku tidak lagi melihat
apa apa,bahkan seluit sekalipun,ternyata jarak itu bisa lebih jauh dari pada
sekarang.
Aku…aku takut banyak bicara,aku takut
terlihat konyol,aku takut terlihat bodoh,aku takut terlihat biasa,aku takut,aku
takut,aku takut menjadi diriku sendiri saat dekat dengan nya,aku…aku ingin
bersama seseorang di masa depan. bersama seseorang yang membuat ku
percaya,bahwa apapun yang kulakukan itu adalah aku,itu adalah hal yang
menyenangkan,aku…takut mengakui ini tapi itulah yang terjadi.dia bukan
seseorang yang kuinginkan.
Hari itu saat jarak kami hanya sepanjang
kelingking,bau harum bekas hujan menyeruap,menyerang hidung ku,saat aku
memalingkan wajahku dan yang kutemukan adalah wajahnya,hanya tuhan yang tau
betapa aku ingin menghentikan waktu,hanya untuk ku saja,selama mungkin aku bisa
menatap wajahnya merasakan deru halus di dadaku,aku ingin merasaan itu lagi,tapi…sunyi,tatapan
itu hanya sesuatu yang ku lakukan pada semua orang,aku mencintainya,dulu.hari
ini aku tidak tau,aku tidak mengerti,aku tidak ingin mengerti,aku takut dunia
yang akan ku jalani setelah tidak lagi mencintainya adalah dunia yang lebih
keras.aku merasa serapuh tungkai burung.
Rasa itu tidak salah,tapi kurasa aku
adalah seseorang yang salah,aku meletakan hati ku di tempat yang salah di waktu
yang salah dan di keyakinan yang benar benar salah,menarik ulur adalah
kebiasaan ku,tapi,sekeras apapun aku ingin pergi terkadang kaki ku jadi berat
melangkah,lelah berusaha memalingkan wajahku,aku belum mengerti bagaimana hati
ku,proses yang memuakan.aku … takut dia menyukai seseorang dan itu bukan
aku,aku kadang juga begitu tapi itu bukan sesuatu yang sama seperti
caraku,caraku menyanyanginya.
Ya tuhan aku terlalu berani mengungkapkan
ini,aku hanya butuh berlembar lembar kertas untuk di mengerti.
Suatu hari saat kami bertemu
lagi,setelah perjalan panjang yang melelahkan,dia menatapku dan aku juga
begitu,kami saling menggenggam tangan untuk bersalaman.ia tersenyum dan aku
membalasnya,mengamati masa lalu,di belakang punggung ku seseorang menarik
tangan itu,seseorang yang juga hidup di masa laluku,tersenyum kaku,menarik
tubuh ku lembut untuk berada di sampingnya,orang itu…adalah orang yang membuatku
selalu berani menjadi diriku sendiri.seseorang yang tidak pernah melewatkanku,seseorang
yang selalu melihatku,seseorang yang menciptakan dunia ku dan dunianya,seseorang
yang marah setiap kali aku akan menurunkan berat badanku,seseorang yang
mengajakku berjuang bersamannya,seseorang yang kutemukan selalu menyediakan
pundaknya.
Saat tangan kami terlepas,perasaan
asing itu datang lagi,asing yang sebenarnya.
19-11-14
Tidak ada komentar:
Posting Komentar