Terkadang aku lupa,rahasia terdalam
itu letak nya di hati
Setiap menit,setiap jam,setiap kali aku membuka
mataku,setiap kali tuhan meniupkan nyawa untukku,setiap kali kau
didekatku.setiap detik yang kupunya untuk berada disampingmu adalah keindahan
yang selalu aku rasakan.
Kau tau mataku hanya melihat mu,buta untuk
siapapun selain kau ,kau tau kau adalah malaikat sempurna yang dikirimkan tuhan
untukku,aku tak butuh siapapun didunia yang luas ini,aku tak butuh kebahagian
yang lain.bila selama aku hidup.masih ada kau disampingku.
Aku ingin selalu seperti ini,meski aku tau aku
bukan siapa siapa dihidupmu, kau tetap orang paling istimewa dalam hidupku....
Hari itu,saat salju pertama turun,kau dan aku
pergi kemakam ibuku,kau berjanji diantara salju salju kecil yang melayang,kau
berjanji akan menjaga ku,selama nya....selama lamanya,apa kau tak mengerti yang
kau ucapkan.selamanya bukan waktu yang singkat.
Kau
bukan hanya manusia yang menarik tangan ku untuk pergi kepada cahaya,kau
bukan hanya malaikat tampan yang tuhan kirimkan untuk memuliakan yatim piatu
hina seperti ku,kau adalah segala hal
indah yang kurasakan,kau adalah segala hal tentang senyum ku,kau bukan hanya
anak laki laki yang meyakinkan ayah ibumu untuk menyayangiku,kau bukan hanya
pria yang selalu melindungiku,kau adalah segala hal yang membuatku selalu
merasa bumi adalah sebuah surga.kau tak pernah melukaiku,tak pernah dengan
sengaja.
Aku bodoh...bodoh sekali,kenapa aku tak
pernah bertanya apa arti wanita rendah seperti aku untuk mu,mengapa aku selalu
merasa kau akan menjagaku,disampingu,selamanya...selama lamanya,seperti yang
kau katakan.
Ada banyak hal yang tak pernah kau tau dari
wanita bisu ini...boneka besar mu yang tak suka bicara ini.ada begitu banyak
hal yang tak pernah kau lihat...kau bahkan tak pernah tau air mataku untuk mu.
Sungguh aku takut.aku takut seseorang
membawamu.melepaskan tangan mu dari ku.jong woon bukan kah kau tak pernah
tau,aku menangis malam itu.malam saat kau bilang pada keluarga kecil kita,tidak
bukan keluarga kita tapi keluarga mu.kau akan menikah,kau akan melamarnya.kau
akan hidup bersama dengan nya selamanya,kau tak pernah tau air mataku.kau tak
pernah tau apapun.aku tak bisa jong woon,aku tak bisa mengungkapkan apapun saat
itu.tapi kau....kau bodoh bila tak pernah mengerti perasaan ku,kukira kau
mengerti seluruh hidupku setelah berpuluh puluh kali kita bersama merasakan
setiap musim berganti.aku salah...kau benar benar tak mengerti.
Aku menendang,aku mencabik,aku meraung,aku
mengerang.aku hampir terlihat bukan manusia.aku merengek...kau tak tau
semuanya.karna aku menutup mulutku,karna aku membentaknya agar tak mengeluarkan
suara untuk membencimu.aku hancur jong woon aku hancur,aku seperti bongkahan es
yang mencair,aku lemah sekali.tapi kau tak melihat itu.aku seperti kepingan
pecahan gelas.aku tajam sekali.tapi aku tak berani melukaimu.aku takan
melukaimu.
Aku mengingatnya....jauh lebih baik dari
pada siapapun,aku mengingatnya jauh lebih baik dari padakau.ditengah
salju,tubuhku dingin dan membeku.bibir ku biru dan tubuhku rasanya remuk,aku
menggigil dengan pakaian tipis yang tercabik.ditengah kota yang ramai,aku
merasa sendirian.semua orang tak melihatku,mereka tak ingin melihatku.jong
woon,aku 15 tahun.dan aku bukan wanita yang baik lagi.tubuhku penuh jejak orang biadap itu.aku bukan wanita yang baik
lagi.aku dilempar seperti anjing busuk.seperti sampah.mugkin karna aku tak
punya siapapun.aku tak punya orang untuk melindungiku,aku belum memilikimu.aku
tak pernah melihat wajah ayahku.aku tak pernah menyentuh pipi ibuku,aku hanya
bisa melihat rumah terakhir ibuku,ayah ku...aku tak tau dimana terakhir kali
tubuhnya berbaring.aku bahagia... bahagia sekali,saat ada orang yang mau
menggantikan ayah dan ibuku,mengambilku dari panti asuhan itu,mereka baik
padaku,tapi hanya sebentar.aku disalahkan ibuku atas kesalahan ayahku.aku yang
sakit,aku yang hancur,aku yang rusak,aku yang lemah,aku yang menangis,tapi
ibuku menyalahkan ku.aku dilemparnya seperti sampah,aku bahkan lebih menjijikan
dari pada itu.aku adalah putri angkatnya,perempuan kecil yang traumatis karna
perlakuaan suaminya.
Aku melangkah kan kaki ku tanpa alas
kaki,rasa dingin itu menyentuh ujung kakiku,aku menahannya,aku menahan
semuanya.aku menahan semua rasa sakitku,tubuhku...di dalam jiwaku.hari itu aku
tau mengapa sebagian orang memikirkan bunuh diri,aku ingin melakukan nya.aku
ingin menyelesaikannya.
Tapi...kau datang,hanya kau yang
melihatku,hanya kau yang mau melihatku,mungkin karna itu,hanya kau yang selalu
kulihat.kau memelukku,melepaskan sepatu mu untukku,menepikan sepedamu. Dimalam
hari dingin itu.aku hangat...aku merasa aku akan hidup lebih lama.
Jong woong kau bilang,orang tuanmu adalah orang orang yang
baik,tapi aku tau perempuan sepertiku.malaikat pun berfikir untuk menerima,aku
mendengar perdebatan mu dan orang tua mu,aku takut dibuang seperti sampah lagi,tapi
aku ternyata salah,ibu mu keluar dari dapur membawa coklat hangat dan
selimut,ia memberikan cangkir itu padaku,namun aku menumpahkannya,tanganku
sakit,dingin ,kelu sekali.kukira ia akan marah tapi aku salah lagi,ia memeluk
tubuhku,melapisinya dengan selimut yang ia bawa,aku menangis,dan ia juga menangis.kau
tau kalimat yang kudengar darinya adalah kalimat terindah yang takan pernah aku
lupakan.
“anakku,,,hari ini kami
punya seorang putri ,seorang lagi untuk kami cintai”.
Jong woon bukan hanya kau yang malaikat tapi
ibu mu juga,malaikat itu setuju untuk mencintaiku.ayah mu menatapku.aku takut
melihat wajah nya,tapi ia tersenyum sambil membelai rambutku,aku menemukan
keluarga ku.aku menemukan sesuatu yang tak pernah aku dapatkan.kau
memberikannya dengan sempurna.
Dan sekarang dimasa ini,dimasa depan
yang tak pernah kufikirkan,tak pernah kudapatkan,bila kau tak disana malam
itu,bila kalian tak menerima ku saat itu.aku membanggakan malaikat malaikat
itu.mereka membuat ku melupakan masa laluku,mencintaiku seperti putri
mereka.aku adalah seorang penjahit yang suka menggambar,umurku 23 tahun musim
semi ini,aku bisa medapatkan dua ratus ribu dolar setiap kali menggambar,dan
aku memberikan yang kupunya untuk mereka,meski sering kali mereka marah karna mereka
bilang aku berlebihan memberikan banyak hal untuk mereka.bukan karna mereka memberiku
segala hal yang juga mereka punya,tapi karna aku mencintai mereka.seperti
mereka mencintaiku.
Jong woon,aku merasa terlalu jahat
padamu,kau memberikan semuanya untukku,bahkan saat kita pergi kesekolah
bersama,kau menggenggam tangan ku dan mengatakan aku adikmu,setiap kali orang
bertanya padamu.jon woon ,,,aku bahkan sedikit lebih tua darimu.maaf ......
hanya karna aku tak mendapatkan mu,aku merasa kau tak pernah mengerti
hidupku,,,maaf...
Tapi aku masih berharap menjadi istri
seorang penulis,,,seorang pria seperti jong woon.
Jong woon,,,aku salah .... benar
benar salah.
Musim dingin itu berlalu...dan aku tak pernah
bertemu dengan perempuan istimewamu,kau bilang kau akan melamarnya dimusim
semi,ah...benar kau mengajakku membeli cincin untuk nya,kau bilang jemari ku
tak jauh beda dengan nya.kau membuat aku tersenyum jong woon,tapi kau juga
membuat sesuatu tersayat didadaku,sakit sekali,saat aku dipaksa mengerti bahwa
yang kupakai bukan punyaku bukan untukku.
Malam itu,kau melamarnya.di tepi sungai
han,malam itu indah sekali.bunga bunga mekar,angin membawa bau harumnya melayang
menerpa tubuhmu.matamu yang indah bersinar.cahaya lampu terbias di air han yang
bening.kau menggapai jemarinya,menatap matanya...berlutut dihadapannya.kau
bilang kau sangat mencintainya,sejak pertama kali kau melihatnya,kau bilang kau
ingin menjaganya...selamanya...selama lamanya.gadis itu mengangguk pelan,haru
sambil memeluk tubuhmu.dijemarinya melingkar cincin manis yang bersinar terkena
cahaya bulan.kau melamarnya diwaktu yang sangat tepat.tepat dihari ulang
tahunnya,jong woon sungguh kau begitu sempurna.malam itu.
Jong woon kau tau...aku menangis karna kau
malam itu.aku menangis hingga rasanya
tak tertinggal lagi air mataku.jong woon aku bukan menangis karna sakit
didadaku,tapi karna kau,,menjadi malaikat lagi untukku.jong woon kau indah
sekali saat berlutut dihadapanku,kau indah sekali saat memasangkan cincin itu
untukku.jong woon,apa kita akan berteman selamanya.sunguh aku akan menjadi teman
mu selamanya,selama lama lamanya.teman hidupmu........
..........
“kau tau bagaimana
jatuh cinta”.
“entahlah,aku sudah
lupa,aku terlalu sering jatuh cinta”.
“benarkan???kau membuat
ku ragu”.
“aku jatuh cinta
berkali kali,hanya saja dengan orang yang sama”.
“kau juga....aku juga
jatuh cinta seperti itu,wanita itu benar benar cantik,aku menyukai nya sejak
pertama kali melihatnya”.
“benarkah???,ia pasti
sangat beruntung”.
“tida,,,aku yang
beruntung,jika ia menerimaku”.
“ia pasti menerimamu”.
“kau ingin tau namanya”.
“tidak,nanti
saja,setelah kau melamarnya”.
“baiklah......”
“hey youja,,, aku takut
mengungkapkannya,tapi aku lebih takut seseorang merebutmu dariku,aku sudah
memilikimu jauh sebelum aku berfikir akan menikahimu,aku takut menyesal
mengungkapkan hal hal seperti ini,aku takut kau tak mau lagi menjadi wanita
cantik itu untukku,tapi sungguh... aku ingin menghabiskan seluruh hidupku
dengan menggenggam tangan mu,aku ingin menghabiskan seluruh hidupku untuk
mencintai dan mendapatkan cinta darimu,bukan sebagai keluaga,atau seperti
seorang sahabat,tapi seperti pria dan wanita.aku mencintamu... aku ingin kau
menjadi orang pertama yang kulihat saat pertama kali mata ku terbuka dan menjadi
orang terakhir yang kulihat sebelum aku tidur,selalu kau...aku ingin kau
menjadi teman ku,teman hidupku”.
7-5-14

Tidak ada komentar:
Posting Komentar