Kamis, 26 Februari 2015

This is love



Menyanyangimu…melewati salju dan hujan,aku akan melakukannya,aku akan melindungimu. melalui begitu banyak hari saat kita bersama,aku bersyukur untuk setiap hari yang tuhan berikan,dengan perasaan yang tak pernah berubah aku ingin kau mengingat hari itu hari dimana kita membuat janji,aku berlutut dan ku katakan “maukah kau menikah dengan ku?”. Penggalan lagu marry u (part yesung super junior) indo version “dengan sedikit penyesuaian”.

         akhir musim gugur setahun yang lalu,saat dia berjanji diantara matahari terbenam dan musim dingin yang hampir menyentuh kulitku,aku masih mengingat wajah tampannya yang tersenyum,mengenggam tangan ku dan mengyilangkan jemarinya,bagaimana aku bisa melupakan itu semua.saat kami mulai melangkah di lapangan berumput mencari celah dintara pohon layu yang merunduk,duduk disana… aku merasa seperti seorang putri,tak mudah berdiri dan menegakan kepala ku setelah itu,itu yang terjadi di masa lalu.
“kau mulai membicarakan dirimu sendiri lagi”.
    Pintu tertutup dan aku menunggunya hingga terkantuk di depan televise,lebih memuakan lagi ketika dia bilang aku terlalu sensitiv akhir akhir ini,aku terlalu berlebihan menanggapi masa lalu kami,aku terlalu sering menyalahkan nya utuk sesuatu yang seharus nya bisa ku mengerti,aku lelah,aku benar benar lelah,aku tidak tau kenapa, tapi akhir akhir ini aku merasa membencinya,aku bersumpah.
“aku bicara tentang diriku sendiri”.
   Ya tuhan di mulai lagi,seminggu yang lalu aku memasalahkan rapatnya,dia yang salah,aku bersumpah dia yang mati matian menceritakan cinta pertamanya,tentang orang yang duduk didepannya dan tersenyum,pipinya lebih tirus,badannya lebih langsing, bibirnya lebih merah,lalu mengatakan hal yang membuat ku membenci diriku.
“besok dia mengundangku makan malam”.
   Saat dia mengatakan itu aku merasa dia lupa aku lah istrinya dan dia tidak lagi sendiri,sudah bertahun tahun setelah kami pertama kali bertemu lalu bercerita tentang hal hal semacam ini,aku sendiri lupa kenapa bisa jatuh cinta padanya.
   Dua hari yang lalu,aku bertemu seseorang,dia mengantar ibunya kerumah sakit tempat ku bekerja,tersenyum ramah dan menyalamiku,bertanya kabar dan suamiku,ku jawab itu dan ku kira semuanya akan baik baik saja,sampai orang yang ku sebut suami,duduk di sofa,menatap ku tajam,ia bilang aku membalasnya karna bicara tentang cinta pertamanya,oh … siapa perduli aku bahkan sudah melupakannya,.kami bertengkar dan aku menutup pintu kamar.salah,salah lagi,aku hanya bertemu tidak sengaja dengan orang itu,orang dari masa laluku.
     di pagi hari aku melihatnya tidur di sofa,aku kasihan,hanya kasihan.perlahan ku angkat selimut yang jatuh di kakinya,ku tutup tubuhnya yang melingkar kedinginan,entah apa itu,seperti bukan diriku,ku elus rambut hitamnya,ku tatap wajah itu,wajah yang tidak pernah berubah,dia masih tampan,dia masih sangat tampan,sama seperti aku pernah mengaguminya,atau mungkin aku memang tidak pernah berhenti menganggumi,menatap wajah itu membuat ku tersenyum,sampai aku lupa aku terlalu lama berlutut menatap wajah itu,perlahan mata sipitnya terbuka,mengamati wajahku sebentar sampai ia sadar aku memang ada disana,didunianya didunia kami,ia tersenyum,pelan mengangkat tubuhnya,duduk di sofa,menggenggam tangan ku.
“aku minta maaf”.
        Saat dia turun dari sofa dan memeluk tubuhku aku merasa dunia ku kembali,kembali seperti semula,saat rambutnya menyentuh pipiku,aku tau sesuatu akan selesai.
“aku tidak pernah melupakan janjiku hari itu,kau tau,aku hanya belum mengerti”.
      Aku tidak mengeti tentang apa yang sedang dia katakan,tapi matanya yang indah memberiku ruang untuk bertanya.
“kau tidak tau”.
   Aku menggeleng.
   Ia tersenyum,perlahan mencari sesuatu dari kantongnya,sekali lagi aku menatapnya,mengengam tangan nya lebih kuat.
“sekarang aku tau beberapa hal yang akhir akhir ini tak dapat dijelaskan”.
     Benda kecil itu ia letakan di telapan tanganku,sudah berapa hari benda itu ada di toilet ,aku sudah lelah memeriksanya,hasilnya sama.selalu satu garis tegas yang menyebalkan.
“apa?”.
      ia masih menatap mataku saat dia tersenyum dan menjatuhkan wajahnya di kakiku,mencium perutku berkali kali.saat dia kembali menatap mataku,aku tau sesuatu yang besar sedang terjadi pada hidup kami,jawaban dari kenapa aku selalu marah padanya,entah itu masuk akal atau tida,akhir akhir ini aku benar benar senang membencinya.
    Perlahan aku membalik benda itu,menggeser ibu jari yang menutupi garis nya,dan hari itu aku tau sesuatu yang lebih besar akan terjadi pada hidupku,pada hidup kami berdua.ada dua garis tegas disana.diantara bermimpi dan kenyataan aku tau tangan ku bergetar.mengangkat kepala seseorang yang berbaring lembut di kakiku.ia menatap wajahku lagi,menghapus air mataku saat beberapa tetes jatuh.
Cherishing you through the snow and rain, I do
I’ll protect you, My love
Through our many days together, I do
I’ll be thankful every day, My love
With the same feelings today
I’ll remember the promise made right now
Would you marry me.
Penggalan lagu marry u (part yesung super junior) english version
   Saat ia mengangkat wajahnya dan memelukku,sayup aku mendengarnya bernyanyi disana.bukan dia yang berubah,tapi aku yang sedang mengalami proses yang indah,proses yang sudah lama kami tunggu,saat suaranya berhenti,ia menatap mataku lagi,ada sesuatu yang sedang kurasakan saat menatap matanya.
   Sesuatu seperti rasa cinta yang semakin besar.

25-11-14


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik