Menyanyangimu…melewati
salju dan hujan,aku akan melakukannya,aku akan melindungimu. melalui begitu
banyak hari saat kita bersama,aku bersyukur untuk setiap hari yang tuhan
berikan,dengan perasaan yang tak pernah berubah aku ingin kau mengingat hari
itu hari dimana kita membuat janji,aku berlutut dan ku katakan “maukah kau menikah
dengan ku?”. Penggalan lagu marry u (part yesung
super junior) indo version “dengan
sedikit penyesuaian”.
akhir
musim gugur setahun yang lalu,saat dia berjanji diantara matahari terbenam dan
musim dingin yang hampir menyentuh kulitku,aku masih mengingat wajah tampannya
yang tersenyum,mengenggam tangan ku dan mengyilangkan jemarinya,bagaimana aku
bisa melupakan itu semua.saat kami mulai melangkah di lapangan berumput mencari
celah dintara pohon layu yang merunduk,duduk disana… aku merasa seperti seorang
putri,tak mudah berdiri dan menegakan kepala ku setelah itu,itu yang terjadi di
masa lalu.
“kau
mulai membicarakan dirimu sendiri lagi”.
Pintu tertutup dan aku menunggunya hingga
terkantuk di depan televise,lebih memuakan lagi ketika dia bilang aku terlalu
sensitiv akhir akhir ini,aku terlalu berlebihan menanggapi masa lalu kami,aku
terlalu sering menyalahkan nya utuk sesuatu yang seharus nya bisa ku
mengerti,aku lelah,aku benar benar lelah,aku tidak tau kenapa, tapi akhir akhir
ini aku merasa membencinya,aku bersumpah.
“aku
bicara tentang diriku sendiri”.
Ya tuhan di mulai lagi,seminggu yang lalu
aku memasalahkan rapatnya,dia yang salah,aku bersumpah dia yang mati matian
menceritakan cinta pertamanya,tentang orang yang duduk didepannya dan
tersenyum,pipinya lebih tirus,badannya lebih langsing, bibirnya lebih
merah,lalu mengatakan hal yang membuat ku membenci diriku.
“besok
dia mengundangku makan malam”.
Saat dia mengatakan itu aku merasa dia lupa
aku lah istrinya dan dia tidak lagi sendiri,sudah bertahun tahun setelah kami
pertama kali bertemu lalu bercerita tentang hal hal semacam ini,aku sendiri
lupa kenapa bisa jatuh cinta padanya.
Dua hari yang lalu,aku bertemu seseorang,dia
mengantar ibunya kerumah sakit tempat ku bekerja,tersenyum ramah dan
menyalamiku,bertanya kabar dan suamiku,ku jawab itu dan ku kira semuanya akan
baik baik saja,sampai orang yang ku sebut suami,duduk di sofa,menatap ku
tajam,ia bilang aku membalasnya karna bicara tentang cinta pertamanya,oh …
siapa perduli aku bahkan sudah melupakannya,.kami bertengkar dan aku menutup
pintu kamar.salah,salah lagi,aku hanya bertemu tidak sengaja dengan orang
itu,orang dari masa laluku.
di pagi hari aku melihatnya tidur di
sofa,aku kasihan,hanya kasihan.perlahan ku angkat selimut yang jatuh di
kakinya,ku tutup tubuhnya yang melingkar kedinginan,entah apa itu,seperti bukan
diriku,ku elus rambut hitamnya,ku tatap wajah itu,wajah yang tidak pernah
berubah,dia masih tampan,dia masih sangat tampan,sama seperti aku pernah
mengaguminya,atau mungkin aku memang tidak pernah berhenti menganggumi,menatap
wajah itu membuat ku tersenyum,sampai aku lupa aku terlalu lama berlutut
menatap wajah itu,perlahan mata sipitnya terbuka,mengamati wajahku sebentar
sampai ia sadar aku memang ada disana,didunianya didunia kami,ia tersenyum,pelan
mengangkat tubuhnya,duduk di sofa,menggenggam tangan ku.
“aku
minta maaf”.
Saat dia turun dari sofa dan memeluk
tubuhku aku merasa dunia ku kembali,kembali seperti semula,saat rambutnya
menyentuh pipiku,aku tau sesuatu akan selesai.
“aku
tidak pernah melupakan janjiku hari itu,kau tau,aku hanya belum mengerti”.
Aku tidak mengeti tentang apa yang sedang
dia katakan,tapi matanya yang indah memberiku ruang untuk bertanya.
“kau
tidak tau”.
Aku menggeleng.
Ia tersenyum,perlahan mencari sesuatu dari
kantongnya,sekali lagi aku menatapnya,mengengam tangan nya lebih kuat.
“sekarang
aku tau beberapa hal yang akhir akhir ini tak dapat dijelaskan”.
Benda kecil itu ia letakan di telapan
tanganku,sudah berapa hari benda itu ada di toilet ,aku sudah lelah memeriksanya,hasilnya
sama.selalu satu garis tegas yang menyebalkan.
“apa?”.
ia masih menatap mataku saat dia
tersenyum dan menjatuhkan wajahnya di kakiku,mencium perutku berkali kali.saat
dia kembali menatap mataku,aku tau sesuatu yang besar sedang terjadi pada hidup
kami,jawaban dari kenapa aku selalu marah padanya,entah itu masuk akal atau
tida,akhir akhir ini aku benar benar senang membencinya.
Perlahan aku membalik benda itu,menggeser
ibu jari yang menutupi garis nya,dan hari itu aku tau sesuatu yang lebih besar
akan terjadi pada hidupku,pada hidup kami berdua.ada dua garis tegas
disana.diantara bermimpi dan kenyataan aku tau tangan ku bergetar.mengangkat
kepala seseorang yang berbaring lembut di kakiku.ia menatap wajahku
lagi,menghapus air mataku saat beberapa tetes jatuh.
Cherishing you through the snow and rain, I do
I’ll protect you, My love
Through our many days together, I do
I’ll be thankful every day, My love
With the same feelings today
I’ll remember the promise made right now
Would you marry me.
Penggalan lagu marry u (part yesung super junior) english
version
Saat ia mengangkat wajahnya dan memelukku,sayup aku mendengarnya
bernyanyi disana.bukan dia yang berubah,tapi aku yang sedang mengalami proses
yang indah,proses yang sudah lama kami tunggu,saat suaranya berhenti,ia menatap
mataku lagi,ada sesuatu yang sedang kurasakan saat menatap matanya.
Sesuatu seperti rasa cinta yang semakin besar.
25-11-14

Tidak ada komentar:
Posting Komentar