Selasa, 24 Februari 2015

waiting for love



   
bila menunggumu ada lah penyelesaian terbaik yang bisa aku lakukan                                                maka aku akan melakukan nya,meski ketika kau menyadari nya kau hanya bisa berkata tidak....

         mata ku menatap semakin jauh,fikir ku melayang seakan tak bertujuan ,2 tahun bukan waktu yang singkat untuk mengagumi seseorang dengan jarak yang sangat dekat tanpa bisa di mengerti dan mengucap kannya dengan jujur.
        Aku menghela nafas ku panjang,angin sepoi menerbankan sedikit sakit dalam dada ku ,kaki ku terus ku rendam di air dingin berwarna biru,masih terbayang betapa bahagianya saat berada berdekatan dengannya.
       Ditatap nya meski tatapan itu hanya tatapan biasa yang telah sering ku lihat dari nya.namun semuanya akan berlalu. besok acara perpisahan sekolah dan setelah itu aku harus menyiapkan banyak rindu untuk nya namun yang terbaik dari semua ini adalah aku akan dapat banyak waktu untuk melupakan nya.
      malam ini waktu itu tiba,semua berkumpul,dari jauh aku melihat senyum manis nya,senyum yang selalu membuat ku gugup dan kalah dengan detakan jantungku.ku balas senyum nya singkat dan sekarang ya semakin dekat dengan ku.
        Aku sudah terbiasa dengan cara nya, kami sangat akrap tapi jarak itu, jarak yang kurasa,jarak untuk memilikinya sangat jauh.aku tak pernah lupa saat dimana seseorang memiliki hati yang sama dengan ku.aku sangat mengerti dengan perasaan wanita itu karna aku pun merasakannya.namun tiada yang mengerti kecuali beberapa sahabat ku,mereka yang mendengarkan candaku tentang nya meski sebenar nya itu tidak sepenuh nya hanya lolucon namun terkadang itu hanya caraku untuk mencoba menghapus rasa dalam dadaku.
       kupejamkan mataku mencoba menghilangkan semua hal yang tadi aku fikirkan.sementara itu ya semakin dekat dan sekarang berada didepat ku,sorot nya tajam menatap mataku semakin dalam dan tanpa kusadari senyum itu kulihat lagi,entah kenapa aku sangat membenci senyum itu.malam ini kuhabiskan berdua dengan nya bulan menemani kami sayup angin menenangkan ku dan membuatku sedikit melupakan sakit yang sekarang aku rasakan.
          Dan itu berlalu begitu saja 5 tahun yang lalu dan itu harus nya sudah aku lupakan,harus nya namun aku tak pernah bisa mendustai hati ku sendiri sampai saat ini apa yang aku rasakan masih sama bahkan tak pernah berubah.hari ini aku pulang kerumah bagian bumi tropis yang membuatku hidup dengan angan tentang cintayang bahkan tak pernah punya kepastian.
        4 tahun di bagian bumi dingin membuat ku sangat merindukan hangat nya matahari ketika bersama dengan orang itu.ku sandarkan kepalaku ke sofa empuk yang sekarang melayang di  atas ribuan kaki,sekilas ku tatap seorang laki laki disamping ku,wajah nya tertutup topi merah yang sengaja ya taruh diwajah nya untuk menutupi tidur nya.
      ku tatap ia tak seksama,terbersit fikir ku tentang seseorang dimasa laluku,kutatap lagi hingga fikir ku benar benar tertuju pada satu arah,perlahan kuangkat topi itu dari wajah nya,dan akhir nya kutemukan seseorang yang sangat aku kenali.aku sangat merindukannya...

    Bila tuhan mempertemukan kita disaat yang bahkan tak pernah aku bayang kan maka itu adalah jawaban dari setiap doa yang aku panjatkan...

         Topi yang aku angkat dari wajah nya membuat nya terbangun dari lelap itu,mata ku masih menatap lekat kearah nya,senyum ku tak bisa aku simpan lagi,sedikit demi sedikit ku lihat sinar dimata nya.
        wajah heran nya  masih sama seperti 5 tahun yang lalu. Kini nya yang menatap ku lekat, senyum itu tak aku temukan,yang kulihat hanya butiran butiran kecil air yang jatuh lembut dipipinya.
       Perlahan ia raba pipi ku lembut.seperti ia tak percaya aku sekarang ada dihadapan nya,lalu tanpa kusadari tubuhku sudah ada dipeluk nya.aku tak mengerti kenapa ia begini namun denagan lembut ia bicarakan semunya.
        aku pergi memang untuk meneruskan hidup ku,penyakit itu membuat ku jatuh namun semangat ku untuk bertahan dan melihat mu lagi membuat penyakit itu kalah bahkan berhasil ku usir dari tubuh ku.
        ia  mengira aku mati tapi tida tuhan benar benar mempertemukan kami lagi.ku kira saat ini aku sudah melihat nya dengan orang lain tapi ternyata tuhan menjaga nya untuk ku sekarang kami berada di di ketinggian yang jauh dari pijakan biasanya.
      tatapan nya masih sama namun setelah itu aku menemukan senyuman itu lagi senyuman yang sangan aku benci ,senyuman yang selalu membuat ku sadar bahwa aku tetap temannya dan takan pernah berubah,namun ada yang berbeda sebuat kotak kecil berwarna putih keluar dari kantong jaket yang ia pakai.
        perlahan tanganya menggapai tangan ku matanya lekat dan dalam menatap mataku,  ia buka kotak kecil itu dan ia pasangkan benda melingkar didalam nya di jari manis ku,aku terdiam.
        ku cubit pipiku dan kurasakan nyeri dirahangku setelah nya. Senyum itu ... ternyata aku salah ku kira hanya senyum biasa,kenapa aku baru menyadari nya ,ku hela nafas ku dan aku merasa kan ketenangan yang luar biasa ketika ku tau apa yang ya rasakan sama dengan yang aku rasakan.
       langit malam yang terang aku sekarang bersama nya di ketinggian dan suasana yang tak pernah aku bayangkan ,seseorang yang hati nya aku tunggu dan tak pernah aku utarakan aku hanya bisa jujur dengan hati ku sendiri dan kulimpahkan semunya dengan bicara pada tuhan dan ia mendengarkan ku.....ia mencari ku sampai akhir nya takdir mempertemukan kami lagi............
    sekali lagi kutatap lingkaran itu,ada nama nya dan namaku didalam lingkaran itu.

Aku tak pernah mengerti dengan hati nya begitu juga dia yang tak pernah mengerti hati ku,,,rasa takut membuat waktu perlahan menjauh,,, tapi dengan semua itu aku merasa semuanya sangat istimewa....

5-28-14

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik